Studi Pemanfaatan Kokon Cacat sebagai Bahan Tekstil Non Sandang


Dari hasil survai lapangan terlihat bahwa pada perusahaan pemeliharaan kokon, cukup banyak tersedia kokon cacat yang belum dimanfaatkan. Pada proses pengguntingan dan pengeluaran kotoran dari kokon cacat, persentase kotoran yang dapat dikeluarkan besarnya bervariasi dari 7,14 % sampai 46,15 %. Pengguntingan kokon dilakukan dengan tangan dimana cara ini kurang efektif dikaitkan dengan jumlah produksi. Hilangnya kotoran pada proses pemasakan dan pemutihan sekitar 36,65 – 40,65 % , proses pemasakan, pemutihan dan pewarnaan tidak ada hambatan  yang berarti. Proses pembukaan serat dari kokon yang telah diproses pemasakan, pemutihan dan pencelupan dilakukan dengan tangan, cara ini kurang efektif. Penguraian dan pensejajaran serat pada alat Hand Card tidak ada masalah. Pembuatan benang pada alat pemintalan Jantra, kerataan benang dan kemampuan produksi  sangat bergantung pada tingkat SDM operator. Kerataan benang sangat berpengaruh pada kelancaran produksi proses perajutan dan pertenunan. Pemanasan pada proses penyempurnaan dengan resin dan softener dapat dilakukan dengan penyetrikaan, cara ini cocok untuk industri kecil. Dari penelitian menunjukkan bahwa kokon cacat dapat diproses ,dimanfaatkan  menghasikan benang spun silk yang selanjutnya dibuat diversifikasi produk melalui proses pertenunan, perajutan dan penjahitan. Hasil diversifikasi produk meliputi topi ciput, topi, shall, bungkus Hp, taplak meja, tas wanita, tempat kosmetik, loket, boneka, rompi.

 

 

http://www.bbt.kemenperin.go.id/index.php/hasil-penelitian/arena-tekstil/48-arena-2006/185-Studi-Pemanfaatan-Kokon-Cacat-sebagai-Bahan-Tekstil-Non-Sandang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s