Satu Pabrik Tekstil Bayar Listrik Rp 45 Miliar Sebulan


Selasa, 19 April 2011
Tekstil
Ternyata konsumsi listrik industri tekstil nasional cukup besar untuk menunjang produksi. Tahukah anda, satu pabrik tekstil skala besar dapat mengkonsumsi listrik senilai Rp 45 miliar per bulan.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat menjelaskan, industri tekstil merupakan salah satu pengguna listrik terbesar di sektor industri manufaktur. “Satu perusahaan seperti PT Kahateks membayar listrik Rp 45 miliar sebulan,” ungkapnya.

Dengan konsumsi listrik yang tinggi, perusahaan tekstil membutuhkan jaminan pasokan dan keberlanjutan aliran listrik yang konsisten. “Dengan tagihan yang besar, industri tekstil mestinya menjadi prioritas PLN,” ujarnya.
Menurut dia, penghapusan capping (pembatasan batas maksimal) tarif daya listrik serta pemadaman bergilir yang terjadi pada tahun lalu memberikan efek negatif bagi industri tekstil. Kondisi itu dapat mengganggu produksi industri secara keseluruhan, termasuk tekstil.(tim redaksi/02)

Rekomendasi
Listrik merupakan salah satu komponen biaya produksi yang cukup tinggi. Biaya listrik menyumbang 3-5% dari cost structure industri tekstil. Pemerintah dan PLN perlu memberi perhatian khusus untuk sektor ini sebab jika terjadi peralihan pasokan listrik dari PLN ke pembangkit sendiri, hal itu akan mengurangi pendapatan PLN.

Sumber : http://www.duniaindustri.com/tekstil/257-satu-pabrik-tekstil-bayar-listrik-rp-45-miliar-sebulan.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s