RAMI BERNILAI EKONOMI YANG CUKUP TINGGI


BUDIDAYA tanaman rami (Boehmerianivea) yang dikenal pula dengan nama “haramay” ini, bila dilakukan dalam skala besar dan intensif, ternyata bernilai ekonomi yang cukup tinggi. Sebab, kini industri-industri yang memanfaatkan serat alam sudah jauh lebih berkembang dibandingkan pada tahun 1970-an,seperti industri tekstil,permadani,wallpaper,jala ikan,kain layar,bahan fiber,benang pintal dan sebagainya.

 

Seiring dengan itu,budidaya rami mempunyai prospek cerah bila dilakukan secara intensif dengan pola pembudidayaan mulai dari penanaman sampai menjadi bahan siap masuk pabrik.Apalagi tanaman rami termasuk jenis perdu yang dapat tumbuh pada semua jenis tanah yang berada pada ketinggian 250-1.500 meter dpl.Namun,pertumbuhan tanaman rami yang terbaik akan dicapai pada tanah-tanah lempung berpasir dengan pH tanah 4,5-6,5; gembur,kaya bahan organik; dan curah hujan 100-150 mm/bulan dengan bulan basah selama 9 bulan.

Sebenarnya,banyak varietas tanaman rami yang bisa dibudidayakan seperti varietas Florida,Bandung A,Formosa dan Pujon 10.Konon,menurut penelitian para ahlu bahwa varietas Pujon 10 termasuk varietas terbaik dari segi kualitasnya,karena dinilai seratnya yang halus,kuat dan elastis.

Namun demikian,varietas yang terbaik lebih banyak ditentukan oleh daya adaptasi yang tinggi,pertumbuhan vegetatifnya cepat,tidak bercabang,tahan terhadap hama dan penyakit,tidak mudah rebah serta seratnya yang tinggi.

POLA TANAM

Budidaya rami bisa dilakukan secara monokultur dan tumpangsari dengan tanaman kelapa di perkebunan.Selain penanaman pada lahan datar,juga bisa pada lahan miring atau lahan perbukitan.Sedangkan tanah diolah 1-2 kali menggunakan cangkul,bajak atau traktor.

Kemudian dibuatkan bedengan-bedengan dengan lebar 3 meter,panjang disesuaikan dengan keadaan tempat dan jarak antara bedengan 50-75 cm. Jika penanaman dilakukan pada lahan miring,maka bedengan harus dibuat mengikuti garis counter untuk mencegah terjadinta erosi.Dalam budidaya nya,rami bisa ditanam dengan bibit yang berasal dari biji,stek batang dan potongan akar rimpangnya (rhizoma).Tapi bahan tanaman yang dinilai cukup baik dan praktis adalah potongan rhizoma-nya.Bahan ini harus diambil dari indukvarietas unggul dan sudah berumur lebih dari 2 tahun.

Proses selanjutnya,rhizome tersebut dipotong-potong dijadikan stek dengan ukuran panjang tiap stek 15-20 cm.Kemudian stek-stek itu disemaikan pada tempat yang lembab hingga muncul tunas baru dan biasanya tunas baru akan muncul dalam waktu seminggu.Untuk tiap hektar lahan dibutuhkan sebanyak 21-22 ribu stel rhizoma.

Sementara penanaman dilakukan pada lubang tanam yang sebelumnya sudah diberi pupuk kandang sebanyak 0,5 kg/lubang,jarak tanam 50-75 cm,dan tiap lubang bisa diisi 2-3 stek.Sedangkan waktu penanaman yang baik adalah paaawal musim hujan,atau pada bulan lain yang cura hujannya masih memungkinkan untuk pertumbuhannya.

PEMELIHARAAN

Adapun pemeliharaan tanaman yang pokok adalah penyiangan,pengairan, perbaikan dranase dan pemupukan.Dalam penyiangan harus disesuaikan dengan kondisi pertumbuhan gulma dan lahan.Kalau pengairan meliputi penyiraman pada musim kering dan perbaikan dranase pada musim penghujan.

Karena tanaman rami termasuk jenis tanaman yang sensitive terhadap tanah yang tergenang air.Itulah sebabnya,bila terjadi genangan air lebih dari 24 jam,maka akan berakibat tanaman rami menjadi layu dan bahkan kemungkinan akan mati.

Dalam upaya mempercepat pertumbuhan danmeningkatkan produktivitas, maka tanaman rami perlu diberi pupuk buatan,selainpupuk kandang yang diberikan sebelum tanaman..Pupuk buatan diberikan pada saat tanaman berumur 2-3 minggu berupa campuran Urea,TSP dan KCL.Pada umumnya, dosis pupuk tergantung pada kesuburan tanahnya,tetapi bisa menggunakan patokan jumlah TSP25-50 kg/ha,Urea 100-150 kg/ha dam KCl sebanyak 50-100 kg/ha.Lantas,campuran pupuk buatan ini dimasukkan pada lubang pupuk yang ditugal pada jarak 10 cm daripangkal batang tanaman rami.

PANEN

Pada perkebunan yang berdrainase baik,tanaman rami sudah bisa dipanen ketika umur 3-4 bulan.Namun, untuk varietas Florida umumnya panen sekitar 60 hari, dan varietas Formosa sekitar 45 hari.Hal yang pasti bahwa tanda-tanda tanaman yang siap panen,yakni pertumbuhannya berhenti, batang bagian bawah berwarna cokelat,batang mudah pecah,seratnya telah sampai ke pucuk dan tunas-tunas baru bermunculan pada pangkal batang.

Apabila tanaman telah memperlihatkan tanda-tanda panen tersebut, sebaiknya pemanenan segera dilakukan.Bila dibiarkan lebih dari 2 minggu,maka kualitas serat rami yang dihasilkannya kurang begitu baik,dan tunas baru tidak segera diberi kesempatan untuk tumbuh lebih baik.Adapun pemanenan dilakukan dengan cara memotong batang dekat permukaan tanah.

Sebaiknya,hasil pemanenan pertama kali tidak diambil seratnya,melain kan dibenamkan untuk dijadikan pupuk.Karena mutu seratnya dinilai masih kurang baik.Sedangkan untuk pemanenan berikutnya dapat dilakukan setiap 60-80 hari sekali.Sehingga untuk tahun pertama bisa panen rami dan tahun-tahun berikutnya sebanyak 6 kali panen setiap tahun.

Produksi batang segar rami setiap kali panen bisa mencapai sekitar 10 ton per hektar.Usia produksi tanaman rami berkisar antara 5-10 tahun,tergantung varietasnya,kondisi lingkungan dan juga dalam pemeliharaannya.Jika produksinya sudah menurun,maka perlu dilakukan peremajaan tanaman, yakni tanaman yang sudah tua dibongkar rhizome dan akar-akarnya. Kemudian dilakukan pengolahan tanah dan penanaman baru seperti pada penanaman pertama.

SKALA USAHA BESAR

Budidaya tanaman rami memang akan lebih ekonomis bila dilakukan dalam skala usaha yang cukup besar.Untuk mendapatkan nilai tambah dari budidaya tanaman rami ini,sebaiknya dilakukan pengolahan awal di tingkat usahatani,sehingga produk yang dihasilkan berupa bahan serat yang siap masuk pabrik.Untuk itulah suatu usahatani tanaman rami perlu dilengkapi dengan mesin pengolah Dekortikator.

Proses pertamanya,adalah batang hasil panen terlebih dahulu dibuang daun-daunnya,kemudian diolah untuk diambil seratnya dengan mesin dekortikator tersebut.Hasil dekortikator ini adalah berupa serat basah kasar yang harus dipisahkan atau dipilih-pilih,lalu dicuci dan dikeringkan.

Selama pengeringan,jangan sampai terkena air,karena bisa menghasilkan warna yang jelek dan sisa-sisa getahnya bisa mengakibatkan lengketnya serat-serat tersebut.Hasil pengeringan serat rami ini disebut China Grass dan bahan inilah yang biasa dijual untuk bahan baku industri yang kini berkembang pesat.

Supaya harga jual serat rami mencapai tingkat yang ekonomis,maka produk serat yang dihasilkan harus memenuhi standar mutu yang dibutuhkan berbagai industri antara lain; serat tidak mudah putus,kuat; bersih; warnanya kuning gading,kuning sampai kecokelat atau hijau tua kehijau-hijauan; dan memenuhi criteria panjang serat.Kriteria panjang serat rami yang sesuai standar mutu dari 6 kelas yakni super long lebih dari 200 cm,ekstra long 150-200 cm, veri long 125-150 cm,long 100-125 cm,normal 80-100 cm dan short 40-80 cm.

(dikutip dari http://petaniberdasicom.blogspot.com/2009/11/budidaya-rami-skala-besar-bernilai.html)***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s