Perawatan Wol


Struktur kimia wol merupakan jenis protein yang disebut keratin, yang terjadi dari beberapa asam amino yang digabungkan membentuk rantai polipeptida yang diikat silang dengan ikatan sistina dan ikatan garam. Ikatan-ikatan silang ini menyebabkan wol bersifat lenting sehingga mudah kembali dari kekusutan, hal ini tentunya akan meringankan dalam penyetrikaan.

Pakaian wol harus didiamkan, agar bentuknya dapat pulih kembali. Penggantungan di atas air panas akan membantu menghilangkan kisut-kisut. Pakaian harus digantung sehingga udara dapat lewat atau mengalir bebas, karena serat wol cenderung menyerap bau-bauan.

Apabila menyimpan bahan wol, hendaknya bahan tersebut sudah bersih dan bebas dari noda-noda, kemudian bungkus dengan kertas dan ujung-ujung kertas dirapatkan. Wol rusak oleh alkali (dalam larutan NaOH 5 % mendidih wol segera larut) sehingga mudah diserang oleh serangga, untuk mencegahnya kerjakan dengan insektisida atau modifikasi kimia. Hindari mencuci wol dengan sabun. Waktu mencuci bahan wol harus berhati-hati, hendaknya digunakan air hangat, detergent yang lemah dan diaduk lembut. Saat mencuci wol tidak boleh digosok-gosok dan diremas-remas. Pembilasan harus dikerjakan berkali-kali hingga semua bersih. Waktu mengeringkan sebaiknya mendatar sehingga pembagian berat merata.

Bahan wol tidak mudah dikotori, sikat yang sangat baik berguna untuk merawat pakaian-pakaian wol. Sikat lembut dan kuat tidak hanya menghilangkan debu-debu tetapi juga akan menegakkan bulu-bulu yang tunduk. Kain atau pakaian yang masih lembab harus dibiarkan kering dulu sebelum disikat.

Wol bersifat higroskopis, tetapi melepaskan uap air perlahan-lahan, sewaktu menyerap uap air akan timbul panas. Pada musim dingin orang yang keluar dari dalam rumah yang berudara panas dan kering ke udara lepas yang berair, masih merasa hangat karena wol tersebut menyerap uap air yang akibatnya akan timbul panas. Penyerapan uap air berhubungan erat dengan sifat hangatnya. Serat wol tidak menyerap air dengan cepat, tetapi serat wol akan menyerap uap air dari badan atau udara sekitar, penyerapannya mencapai 30 % dari berat serat. Itu sebabnya kain wol disarankan untuk diproses dengan penyempurnaan tolak air.

 

Sumber : http://thinktextiles.blogspot.com/2009/02/perawatan-wol.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s