Pemanfaatan Klobot Jagung Untuk Produk Tekstil Wallpaper dan Urban Eco Fashion dalam Mendukung Industri Kreatif


Penelitian pemanfaatan klobot jagung untuk pembuatan lembaran non woven menjadi produk wallpaper dan coat (urban eco fashion) dimulai dengan menguji klobot jagung untuk mengetahui karakteristik dan keawetannya. Data menunjukkan kekuatan tarik arah memanjang 9,2 kg,  dapat dicelup dengan zat warna reaktif dengan ketahanan lunturnya baik dan daya serap pada kondisi kering sangat rendah (> 5 menit), sehingga tahan terhadap kontaminasi mikoorganisme atau menunjukkan keawetan yang relatif baik.

Percobaan pembuatan lembaran non woven klobot jagung  terdiri dari bahan dasar yaitu kain tenun P/K, kain tile, dan polyuretan foam yang ditaburi potongan atau  serbuk klobot jagung membentuk desain permukaan. Sebagai adhesive digunakan 3 jenis hot melt film adhesive yaitu hot melt FA 2150 (film etilena vinil asetat), hot melt FA 3150 (film poliolefin) dan hot melt FA. 4100 (film poliester). Dari lembaran non woven ini dapat dibentuk variasi desain struktur permukaan menjadi wallpaper border melalui proses laminasi pada mesin Laminating hot press. Mesin ini dirancang pembuatannya dengan dilengkapi pengatur suhu dan tekanan, serta alat penabur yang dapat diatur kecepatannya, sehingga kerataan komponen serbuk klobot jagung yang  tertabur pada bahan dasar  dapat diatur sesuai kebutuhan dan desain yang diinginkan. Hasil perhitungan  jumlah komponen klobot jagung pada bahan dasar lebih besar dari penggunaan bahan dasar dan hot melt, yang berarti bahwa klobot jagung menjadi bahan utama dalam produk tersebut.

Data hasil uji lembaran non woven dengan bahan dasar kain tenun menunjukkan bahwa lembaran tersebut  dapat digunakan sebagai bahan baku light coat yang memenuhi syarat sesuai   ASTM D 3562-99 (2005), “Specification Requirements for Woven Drycleanable Coat Fabrics”,  sedangkan dengan bahan dasar kain tile  dan polyuretan foam sesuai digunakan sebagai bahan baku produk wallpaper, karena lebih ringan, tidak tebal, dan hasil ujinya sesuai dengan pembanding wallpaper ex impor (Italy dan England).  Kondisi optimum penggunaan adhesive hot melt adalah hot melt FA 4100 (adhesive film poliester).

 

Sumber : http://www.bbt.kemenperin.go.id/index.php/hasil-penelitian/arena-tekstil/61-arena-tekstil-tahun-2010/115-pemanfaatan-klobot-jagung-untuk-produk-tekstil-wallpaper-dan-urban-eco-fashion-dalam-mendukung-industri-kreatif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s