Impor Garment Perlu Jalur Merah


Implementasi AC-FTA diyakini beberapa kalangan akan mengurangi penyelundupan khususnya penyelundupan pakaian jadi karena bea masuk sudah diturunkan hingga 0%. Bahkan seakan mentolelir praktik penyelundupan yang sudah lama terjadi beberapa pihak khususnya birokrasi menyatakan bahwa AC-FTA untuk pakaian jadi hanya melegalkan impor dari China yang selama ini banyak masuk secara ilegal.

 

Namun pandangan dari pelaku bisnis justru berbeda, beberapa berpendapat bahwa praktik penyelundupan akan terus berlangsung dengan kecenderungan bertambah. Pasalnya dalam perjanjian AC-FTA banyak produk-produk pakaian jadi yang bea masuknya masih 5%-15%. Dalam AC-FTA tahun ini ada 84 pos tarif pakaian jadi yang bea masuknya masih 5% dan 52 pos tarif yang bea masuknya masih 15%, sedangkan yang sisanya sebanyak 175 postarif bea masuknya sudah 0%.

 

Hal inilah yang akan menyebabkan praktik penyelundupan akan tetap berlangsung karena pakaian jadi yang bea masuknya masih 15% adalah produk yang paling banyak dikonsumsi masyarakat kita seperti celana, kaos dan kemeja dari bahan kapas maupun polyester. Sedangkan produk yang jarang dikonsumsi seperti produk dari bahan wool, rayon dan nilon hingga produk seperti pakaian tidur, jaket, rompi, kaos kaki, syal dan pakaian dalam bea masuknya sudah 0%. Pelarian nomor HS akan menjadi salah satu modus utama praktik impor ilegal ini, karena akan sulit bagi petugas bea cukai untuk memastikan barang apa yang ada dalam kontainer. Disamping itu, modus lain seperti impor borongan yang selama ini masih akan terus terjadi.

 

Untuk mengurangi praktik penyelundupan akibat AC-FTA dan kembali menggairahkan bisnis pakaian jadi dalam negeri hingga dapat memaksimalkan penyerapan tenaga kerja, IKA ITT-STTT secara resmi  telah mengusulkan kepada Menteri Perdagangan RI untuk memasukan seluruh impor pakaian jadi dan produk konsumsi lain yang bea masuknya 0% kedalam jalur merah. Perkembangan dagang Indonesia-China khususnya TPT masih menjadi tajuk yang terus dibicarakan dalam edisi kali ini.

 

Sumber : http://www.indotextiles.com/index.php?option=com_content&task=view&id=1255&Itemid=62

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s